Merajut Cita Lewat Literasi Doa

Oleh Anisa Rachma Agustina Kesunyian menembus pekatnya malam, hari itu sang gadis berkulit cokelat mulai berpikir tentang harapan, cita dan asa yang tak kunjung terwujud. Dibarengi dengan dinginya angin malam yang menyelinap lewat lubang fentilasi, gadis berkulit coklat itu mulai menulis satu persatu harapanya dalam selembar folio, dikumpulkannya puing-puing harapannya, dirangkai menjadi satu dia terispirasi […]