Puisi Ian Hasan: Labbaik, Terbang, Gerbang 339, Kebun Cahaya, Makam Baqi

Labbaik telah kupesan rindu jauh-jauh hariselagi ombak masih menggulungdan amuk badai memaksaku menepidari hanyut perjalananmenuju pasung dan palungkepalsuan-kepalsuan pada sepenggal sisa bulan syawaldi tengah rintik kenangan azalyang kekal melukis senyuman ibu—semoga pintu surga menyambutnyakutanam niat sedikit terburu-burupejal tunas mengambang ragurebah sadrah di balik kelambu di hari keberangkatandari jendela pesawat berbingkai cemassempat kulihat pendar kilau manikamrasa […]