Godam Petaka

Oleh: Ilham Wahyudi Bila kemarin adalah musim memetik dan memanen senyum—setelah mantan bosnya menyanggupi permintaannya—maka esok ialah hari bagi buah busuk kesuraman dan juga daun layu kemuraman. Mahli bin Malik sepatutnya lebih mahir menyembunyikan muka kesusahannya. Bukan bau kecemasan yang pantas ia semburkan, melainkan semerbak wangi harapan yang layak menyeruak. Akan tetapi, Mahli memang lelaki […]

Burung  Sang  Pembebas

Cerpen Ilham Wahyudi Pernahkah kau mendengar kota yang isinya burung-burung? Sehingga tak satu pun kau temukan makhluk yang berjalan atau melata selain burung.  Meskipun berisi burung-burung, kota itu terlihat begitu megah dan mewah. Fasilitasnya tak kalah dengan kota-kota besar di dunia. Jalan raya, taman, rumah sakit, gedung sekolah, serta rumah ibadah begitu lapang, panjang, dan […]

Pencarian Abdul Jamil

Cerpen Ilham Wahyudi Meski kedua mata Abdul Jamil telah buta, ia tetap nekat ingin bertemu Marlina tali jantungnya.  Pada malam ketika bulan penuh membulat, Abdul Jamil memutuskan keluar dari rumah. Baru beberapa langkah dari pintu, tubuhnya yang sudah bagai tengkorak hidup itu berulang kali tersungkur mencium tanah. Namun niat menemui Marlina tak segaris pun surut […]

Abdul Jamil-Marlina

Oleh Ilham Wahyudi “Mimpimu kelewat tinggi Abdul Jamil. Marlina itu anak orang terpandang. Lagi pula engkau pun tak pantas, dia wanita berpendidikan, sedangkan engkau? Sudahlah Abdul Jamil, lebih baik engkau kubur dalam-dalam mimpi itu! Sampai kapan pun Tuan Tambi tidak akan setuju engkau dengan Marlina.” Abdul Jamil tersadar. Buru-buru dia perbaiki posisi berdirinya. Sekiranya semenit […]

B a i d a h

Cerpen Ilham Wahyudi “Gunung paling tinggi akan aku daki, laut paling dalam-kelam pasti akan aku selami jika itu mampu menjadi penawar sakit yang kau derita Baidah. Bahkan jikalau ada yang lebih berharga dari sebuah nyawa, tentu akan aku berikan untuk kesembuhanmu, Baidah.”  Belum ada obat teguk yang mampu merobohkan Atresia Bilier. Sampai hari ini baru […]

Selawat Mahli

Oleh Ilham Wahyudi Pada malam sebelum Mahli pergi ke istana menemui Sultan, tidak sekejap pun ia berhenti berselawat sampai akhirnya tertidur dan bermimpi bertemu Baginda Nabi Muhammad SAW. Dalam mimpi itu Baginda Nabi mengelus kepala Mahli dan menyuruhnya menemui Sultan.  Awalnya Mahli ragu perihal mimpinya itu. Apa benar pria berpakaian putih bersih dengan wajah bercahaya […]