Gus Dur dan Refleksi Khittah NU 1926

Oleh: Slamet Makhsun* Sepeninggal KH Bisyri Syansuri—Rais ‘Aam Nahdlatul Ulama—pada tahun 1980, sampai dengan usainya Munas ‘Alim Ulama Situbondo (1983), Nahdlatul Ulama (NU) benar-benar dalam kekacauan yang parah. Saat itu adalah ketika NU mengalami kekosongan pemimpin. Para tokoh besarnya, banyak yang terlibat dalam intrik politik mereka sendiri. Jamaah NU pun lalu berdiaspora menjadi banyak kelompok, […]