Gus Dur dan Narasi Sesat Radikal-Terorisme

Oleh: Slamet Makhsun* Gus Dur mengakui bahwa sejak era 1960-an ke atas, terdapat pergeseran yang sangat berarti dalam motif-motif gerakan keagamaan, di mana aspirasi-aspirasi keagamaan dipadukan dengan ideologi sehingga bersifat revolusioner, terutama oleh sebagian umat Islam. Ideologi yang revolusioner ini, pada hulunya membawa umat Islam kepada jurang perpecahan. Bagaimana tidak? Banyak dari ajaran kelompok […]