Puisi-Puisi Faris Al Faisal

MULUT PUISI Pekerjaan di setiap sunyiMeletakkan kata pada mulut puisiPerbincangan kopiWangi bako dengan asap nikotinMemuntahkan larik-larik sajakBerloncatan ke udara yang melambungSatu letupan pistolKe jantung hati; kamu Lebih dalam lagi, requiem bagi kamuMembuat berkasKertas surat dengan wangi bungaAda puisi, lagu cinta, pantunMenyuarakan satu kata yang samaTidak terlalu jauh berjalanKamar yang mulai sepiKhusyuk dalam jiwa bahasa Aku […]
Puisi-Puisi Faris Al Faisal

MENDENGARKAN LAUT Bagi tubuh yang terbaring di semenanjung basahMendengarkan laut adalah kebahagianMerasakan empasan ombak yang menjelma sajakMembuka pintu dan kemerdekaanBatu karang penjara yang perlahan tergerus erangan gelombangPasang Bebunyi di telinga: angin, gemersik garam, dan gemuruh badai Keluh kesah cuacaSebuah keinginan berdenyut di urat nadi tanganMeraba otak cahaya dan jalan Setiap waktu mencelupkan tubuh ke samudra dan buihBerenang […]
Puisi-Puisi Faris Al Faisal

Hanya Angin Sakal Badai tidak kekalHanya jejak angin sakalSesekali nakalLantaran ratap merdu kekasih yang binal Dan padang lalang yang lantakKe sana kita menjejakMeremas batangnya yang koyakPatah menjadi potongan sajak O kalutO inikah mautSemenanjung kering di lautKita tak lagi berpagut Indramayu, 2019 Seseorang Yang Hilang Tak ada namamu di daftar iniDan pesawat telah terbang lagiBandara sepi: […]