Kunji Berlari

Cerpen Eva Anastia           Akhir-akhir ini, Witro lebih banyak menghabiskan hari-harinya di dekat ladang jagung—tentu saja bukan ladang miliknya. Dia membawa serta Kunji—anaknya paling bontot—untuk berjalan menyusuri kelokan tepi ladang nan terjal. Tidak ada cangkul, sabit, atau sekadar pisau kecil yang biasa dia gunakan sebagai alat berhuma. Hanya sebuah peluit yang dia kalungkan di leher dengan […]