Yang Terusir dari Langgar

Cerpen Mochamad Bayu Ari Sasmita Cak Kusen—murid-muridnya yang bisa dihitung dengan jari menyebutnya Ustaz Kusen—menoleh ke samping kanan sambil beruluk salam, kemudian melakukan hal yang sama tapi di sisi sebaliknya. Setelah itu, dia mengusapkan kedua telapak tangan ke wajahnya yang sudah berkeriput itu—usianya masih pertengahan empat puluhan. Dia pun memimpin wirid bersama selepas sembahyang di […]