Ikan di Langit

Cerpen Risda Nur Widia Seekor paus berenang pelan di langit. Di belakang paus itu terdapat ikan hiu. Di antara dua ikan besar itu, ikan-ikan jenis lainnya dengan tubuh lebih kecil tampak menggerakan kedua sirip serta ekornya tanpa ganguan di antara angin dan awan yang lembut. Seluruh ikan itu seakan berenang di atas permukaan cermin biru […]

Lelaki Musafir dan Kisah Ganjil

Tak ada yang lebih melelahkan dari perjalanan panjang mencari jejak-jejak Rasulullah. Rintangan yang datang silih berganti seolah menjadi menu harian bagi Qudamah. Namun ia selalu meyakini bahwa apa yang dilakukannya belum seujung rambut pun dibandingkan dengan perjuangan Rasulullah dalam bersyiar.  Pada hari keseratus lima, menjelang tengah hari, dalam cuaca mendung, sampailah Qudamah di tepi sungai. […]

BISA AZAN

Cerpen Ian Hasan Tiba-tiba saja muncul gejala aneh di kampungku. Banyak anak yang berebut untuk bisa azan belakangan ini. Selidik punya selidik, ternyata orangtua merekalah yang berlomba-lomba supaya anaknya bisa paling duluan atau paling sering azan di musala. “Yah, ajarin azan dong!” Anak laki-lakiku pun tak luput terkena imbasnya. Padahal yang kutahu sebaliknya. Lama-kelamaan musala […]

Dunia dan Mimpi Way Apim

Cerpen Edy Firmansyah Way Apim tentu saja tak bisa menceritakan perihal mimpi anehnya pada istrinya. Selain ia memang tak mampu menceritakannya, juga bisa-bisa ia akan ditertawai istrinya. Istrinya termasuk salah satu orang yang percaya bahwa mimpi hanyalah bunga tidur. Barangkali memang ada orang yang bisa jadi nabi berdasarkan wahyu yang datang dari mimpi, tapi jelas […]

Cerita Pemulung dan Doa Seekor Burung

Cerpen Taqin Majid Sudah cukup jauh lelaki itu mengayuh sepeda, dan sinar matahari pun mulai menghangatkan legam lengan terhias butir bening keringatnya. Namun, satu pun botol atau gelas plastik yang dibuang orang-orang di sisi kiri-kanan jalan raya itu tak kunjung ia temukan. Biasanya pada waktu-waktu seperti ini, ia telah mengisi seperempat dua keranjang bambu yang […]

Pesan Terakhir

Cerpen Gunoto Saparie “Bangun! Bangun! Ayo, bangun!” Itu suara Mahfudz, santri senior. Di pesantren Bahrul Ulum suara Mahfudz membangunkan para santri menjelang subuh telah kami hafal. Tak segan-segan ia mengguyur air dengan gayung ke arah para santri yang masih bermalasan, bahkan tidur lagi, melanjutkan mimpinya. “Baru pukul setengah empat,” keluh Syamsul sambil mengusap-usap matanya. “Oh […]