Surau Kami Tak Akan Roboh

Cerpen M Arif Budiman Di kampung kami, Mursyid adalah pemuda yang sangat terkenal karena kepandaiannya bersilat lidah. Ia seorang pembual yang ulung. Saking ulungnya, ia mendapat gelar si Raja Pembual dari Kampung Tanahlapang.  Pernah suatu kali, Mursyid membual pada seorang janda yang terkenal pelit. Hanya perkara sebiji mangga yang ia temukan jatuh di jalan depan […]

Tarian Penggali Kubur

Cerpen M Arif Budiman Har duduk menepi ketika Wir, anaknya, menepuk pundak Har. Sejenak Har melepas lelah. Lalu bersandar di bawah pohon kamboja. Peluh perlahan membanjiri tubuh legamnya hingga semakin memperjelas otot-ototnya yang mengular. Meski demikian Har sudah tak sekokoh dulu sebab usia perlahan terus menggerogotinya. Sudah hampir setengah abad Har mengabdikan hidupnya sebagai penggali […]

Sembahyang Terakhir

Cerpen M Arif Budiman Awalnya tak ada yang aneh dengan Kong Acin dalam beribadah. Malah ia tampak lebih khusyuk dibanding sebelum pergi ke Tanah Suci. Namun lambat laun orang-orang mulai menilai bahwa Kong Acin mengalami perubahan baik sikap maupun ibadahnya. Cerita bermula pada suatu pagi. Senang bukan kepalang hati Kong Acin begitu mendengar kabar bahwa […]