Teman lama

Cerpen Joe Hasan Saya akan bongkar lagi kardus-kardus tempat penyimpanan buku-buku lama saya. Begitulah pikir saya ketika tahu bahwa si Adrian kini jadi penulis sukses. “Ya alhamdulillah, tapi belum sukses-sukses amat. Masih banyak yang lebih bagus. Saya kalo dibanding sama penulis lain masih kalah jauh.” Ucapnya saat saya tak bisa menahan diri untuk terus memujinya. […]
Percakapan dengan Pak Haji

Cerpen Joe Hasan Saya justru memilih untuk putus sekolah saat teman-teman sebaya saya berbondong-bondong memilih pergi ke sekolah. Saya lebih senang bekerja mencari uang. Membantu paman saya setiap malam menjual sate. Saya diberi honor sedikit hasil dari penjualan satenya. Bahagia rasanya bisa memegang uang sendiri tanpa harus meminta dari orang tua. Orang tua saya yang […]