Ibu Tiga Kali

Cerpen Latif Nur Janah Bapak menghubungiku, dua hari yang lalu. Dari suaranya yang lambat, aku tahu ada sesuatu. Petang memang telah jatuh, namun matahari seperti tak mau berlabuh. Aku melihat wajah Bapak di antara semburat sinarnya yang terpantul di kisi-kisi kaca jendela kereta. Wajah itu membawa serta pilu. Lebih dari lima bulan, aku tak pulang. […]