Tulah

Cerpen Faruqi Umar “Aku masih tidak percaya,” desahnya. Di ruang tamu dalam temaram lampu bohlam, Tarun duduk merenung. Mata tuanya berkaca-kaca. Beberapa pertanyaan sedari tadi berkelebat di kepalanya. Sebagai bapak, tentu ia mengenal Sari lebih daripada siapa pun. Ia hafal betul kebiasaan anaknya, dan ia selalu bangga padanya. Tetapi kabar itu telah membuatnya sedih. Ia tak lagi […]