Fri. Aug 23rd, 2019

LPM PWNU Jateng

Lembaga Pendidikan Ma'arif Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah

LP Ma’arif Jateng, Unicef dan IAINU Gagas Pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi

4 min read
Suasana Dialog Interaktif di IAINU Kebumen

Kebumen, Maarifnujateng.or.id – Lembaga Pendidikan Ma’arif PWNU Jawa Tengah, bekerjasama dengan Unicef, IAINU Kebumen, menggagas pendidikan inklusi di perguruan tinggi. Hal itu terwujud dalam Dialog Interaktif di IAINU Kebumen pada Ahad (17/3/2019) yang dihadiri Ketua LP Ma’arif PWNU Jateng R. Andi Irawan, M.Ag., dan jajarannya, perwakilan Unicef, dan Rektor IAINU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd., serta civitas akademika IAINU Kebumen.

Dalam kesempatan itu, Koordinator
implementasi MoU LPM dan Unichef, Sahidin, berharap agar perguruan tinggi turut
aktif menyukseskan pendidikan inklusi. “Mudah-mudahan IAINU menjadi perguruan
tinggi yang bermanfaat bagi masyarakat Kebumen dan menjadi tujuan masyarakat
untuk memasukkan anak-anaknya ke sini,” katanya.

Dijelaskannya,
program ini kerjasama Unicef dengan LP Ma’arif mulai 2014, menginjakkan kakinya
di Kebumen dengan inklusi. “Tahun 2013 sudah di sini meningkatkan mutu madrasah
dengan AusAid. Menjadi sasaran karena tingkat akreditasinya rendah.
Peningkatannya luar biasa, 89 % terakreditasi A, dan sisanya mendapatkan B,”
katanya.

Di akhir kerjasama itu, ada suplemen
program terkait program inklusi, yang sasaran madrasahnya di sini satu, MI
Sidomulyo. “Setelah program inklusi selesai, dinilai sangat berhasil. Dari 11
provinsi yang ada di Indonesia dianggap paling berhasil, sehingga dilirik oleh
Unicef,” lanjut dia.

Untuk tahap I adalah meningkatkan
kapasitas guru dalam rangka pendidikan inklusi di madrasah. Tahap II,
dilanjutkan capacity building, Unicef mengharapkan Ma’arif menginisiasi
untuk masuk ke perguruan tinggi di Jawa Tengah di kabupaten sasaran inklusi.
“Ini juga hasil kerja jerasnya pak rektor untuk pendekatan dengan Unicef.
Yang di Unicef, Bu Anisah, berasal dari Kebumen,” jelasnya.

Perguruan
tinggi yang lain adalah UNU Banyumas, dan UIN Walisongo. Selama ini perguruan
tinggi harus sensitif gender, bagaimana kita di waktu satu hari ini kita
mempotret tentang IAINU, kita gagas untuk menjadi PT yang sensitif inklusi.
“PTN saja belum memikirkan hal ini. Kami melakukan di kampus kami sendiri juga
agak berat,” katanya.

Di
antara penilaian akreditasi ini ada sensitif inklusi, sensitif geder, sensitif
keselamatan. “Saya tidak tahu pasca akreditasi nanti akan tetap seperti itu
atau bagaimana. Nanti kita coba bersama-sama kita kembangkan, karna standarnya
belum ada. Yang mendorong standar inklusi itu Maarif Jawa tengah. Maarif
mendorong kementerian agama untuk menjadikan madrasah inklusi, SK nya langsung
dari Direktur Pendis, bukan Kanwil. Banyak sekali perlakuan khusus dari
Kemenag. Kita sudah masuk ke madrasah. Yang mencetak guru adalah perguruan
tinggi. Inilah kita mencoba, katanya pak rektor siap mendirikan Prodi Inklusi,”
lanjut dia.

Sementara itu, Rektor IAINU Kebumen
Dr. Imam Satibi, M.Pd mengatakan bahwa IAINU adalah bagian aset NU, yang tidak
lepas dengan hal-hal dengan NU. “Selamat datang dan mohon bimbingan,” katanya.

Menurut
dia, kebutuhan inklusi adalah panggilan agama, dan keberpihakan pada masyarakat
yang terpinggirkan, dan ini adalah bagian dari SDG’s yang mendorong pendidikan
inklusi. “Saya menginginkan kebumen ikut dalam program inklusi, termasuk
peningkatan akreditas. Terkait inklusi, kita sudah banyak bersinergi. MI
Sidomulyo adalah bagian dari IAINU Kebumen, jangan sampai putus asa dalam
pengembangan inklusi. Di IAINU sudah kita workshopkan, diantaranya program
inklusi, PGMI. Saya ingin Kemenag menbuka program inklusi,” harapnya.

Sedangkan
Ketua LP Ma’arif PWNU Jateng, R. Andi Irawan, M.Ag., mengatakan pendidikan
inklusi berangkat dari keprihatinan, pendidikan inklusi masih banyak yang belum
mengenal. Ada sebagian kelompok masyarakat yang tidak mendapatkan hak-haknya
terutama pendidikan dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. “Unicef punya
perhatian yang besar terhadap pendidikan inklusi. Kalau bicara regulasi
sebenarnya sudah cukup bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan
yang demokratis, berkeadilan dan tidak diskriminatif,” katanya.

Dijelaskan
Andi, bahwa UU No 8 2016 dan permendikbud tahun 2014. Ada keterangan pendidikan
inklusi di PT. “Pemerintah sebenarnya telah mendorong semua lembaga pendidikan
untuk menerapkan pendidikan inklusi. LP Ma’arif yang awalnya fokus di madrasah,
tahun ini didorong untuk masuk di kampus. Ke depan LP Ma’arif NU akan bekerja
saama dengan LPT NU,” kata dia.

Bagaimana
dengan pandangan Islam, katanya, sudah banyak ayat-ayat atau hadits yang
mengarah pada pendidikan inklusi. “Surat al-Hujurat ayat 11 dan 13. Hadits
riwayat Abu Hurairoh sudah tegas menjelaskan tentang pendidikan inklusi,”
paparnya.

“Berangkat
dari ini, sebenarnya kita adalaha manusia yang sama, punya hak yang sama dalam
pendidikan. Dalam perspektif agama, pendidikan inklusi sangat diperhatikan.
Yang perlu kita lakukan adalah membangun paradigma inklusif. Civitas akademika
memiliki paradigma inklusi, bahwa semua anak termasuk difabel adalah memiliki
hak yang sama. Bagaimana mewujudkan kampus yang ramah?” katanya.

Pertama,
manajemen kemahasiwaan- seleksi input mahasiswa, apakah ada mahasiswa yang
disabilitas. Kedua, bekerjasa sama dengan madrasah atau sekolah yang ingin
memasukkan alumninya ke PT. Ketiga manajemen kurikulum. Ini merupakan kebebasan
dari kampus, baik nanti masuk kompetensi dasar atau kompetensi lainnya, keempat
manajemen tendik. Mahasiswa disable butuh penamganan khusus. Kelima, manajemen
sarpras, termasuk fasilitas di kelas.

“Keenam, manajemen keuangan.
Kemandirian ekonomi perlu digalakkan. Dan ketujuh, pusat studi dan layanan
inklusi. Dan kedelapan, perlu mengembangkan literatur tentang inklusi, sehingga
mahasiswa tidak asing dengan permasalahan inklusi,” jelas Andi.

Usai dialog, kegiatan itu
dilanjutkan dengan pemutaran film pendidikan inklusif yang dihadiri berbagai
kalangan termasuk dari civitas akademika IAINU Kebumen dan sejumlah tamu
undangan. (Huda/Ibda).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.