Home / Apakabar Sekolah/Madrasah ? / Meriahnya PILKETOS di SMK Ma’arif 2 Gombong

Meriahnya PILKETOS di SMK Ma’arif 2 Gombong

DSCF1186Gombong (Sabtu,20/09/2014) SMK Ma’arif 2 Gombong menyelenggarakan pemilihan ketua OSIS (Pilketos) masa khidmat 2014/2015 untuk menggantikan posisi ketua OSIS dan segenap jajarannya yang sudah mengemban amanah pada masa jabatannya di periode sebelumnya.

 Uniknya, pemungutan suara diadakan mirip pemungutan suara dalam pemilihan presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 lalu, hal itu disambut positif oleh semua warga SMK Ma’arif 2 Gombong. Kegiatan Pemilihan Ketua Osis (Pilketos) secara langsung tersebut sudah berjalan selama empat kali periode di smk Ma’arif 2 Gombong.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman SMK Ma’arif 2 Gombong yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB, panitia mendaftar semua nama-nama siswa yang akan memilih. Selain itu, proses pencoblosan disetting sesuai kondisi dengan bergantian satu kelas keluar lapangan beserta guru yang sedang mengajar di jam tersebut.

 Sesunggugnya rentetan kegiatan PILKETOS kali ini sudah dimulai sejak dua minggu yang lalu,dengan diawali pencarian kandidat dari masing-masing kelas, kemudian dilanjutkan seleksi administrasi, seleksi skill dan kompetensi kandidat yang meliputi test tertulis, wawancara dan pidato. Dari 30 bakal calon dihasilkanlah 4 kandidat teratas.

 Berikut calon ketua Osis terpilih masa khidmat 2014/2015:

No Urut Calon Nama Calon Asal Kelas
1 Bahrul Hasan XI TKR 1
2 Hari Mulyo Mujayanto XI TKR 1
3 Rifqi Indrian Pratama X TKR 6
4 Kreshna Restu Buana X TKR 2

Sebelum pencoblosan dimulai, keempat calon ketua OSIS pun diminta untuk menyampaikan pidato singkat tentang visi misi dengan tujuan supaya semua calon pemilih dapat menilai dan menentukan pilihannya secara obyektif.

Proses pemungutan suara diawali dengan pencocokan data siswa calon pemilih oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Setelah dipastikan siswa terdaftar sesuai jadwalnya, panitiapun memberikan kertas suara.

 Siswa yang telah mendapatkan kertas suara memberikan suaranya di bilik suara yang telah disediakan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Setelah itu, surat suara yang dilipat dimasukkan ke kotak suara, selanjutnya pemilih keluar dari bilik dengan mencelupkan jari kelingking kedalam tinta sebagai tanda bahwa siswa tersebut sudah menggunakan hak pilihnya.

 Seorang siswa, Vitrianingsih dari kelas X TAV mengatakan, sangat terkesan pada tata cara pemilihan semacam itu. Menurutnya,“hal itu sangat demokratis dan membuat siswa bebas menentukan pilihannya, selain memberi siswa kebebasan berekspresi, pemilihan langsung tersebut juga menjadikan siswa lebih paham bagaimana kehidupan berdemokrasi yang sesungguhnya.”

 Peserta lain, Amson Setyo Nugroho dari kelas XI TKR 3 ketika ditemui tim redaksi mengatakan, “pemilihan semacam ini menjadi simulasi ketika tahun depan saya akan memberikan suara atau hak pilih saya dalam Pemilihan Bupati Kebumen (PilBup), yaa…. anggap ajaaaaa, ini kaya nyoblos beneran, pak!!” katanya pendek.

 Berbeda dengan pesta demokrasi yang sesungguhnya,ada sedikit batasan dalam Pilketos kali ini. Meskipun calon yang berlaga berasal dari kelas X dan XI, namun ada prediksi bahwa yang akan menjadi ketua OSIS tetaplah kelas XI dengan pertimbangan bahwa calon dari kelas X masih baru sehingga anggapan dari calon pemilih, kandidat dari kelas X masih perlu belajar berorganisasi, walaupun pada nantinya suara terbanyaklah yang menentukan, Sambung ketua OSIS sekarang, Joko Tri Sarwanto.

 Sementara itu, Panitia Seleksi Bakal Calon sekaligus Pembina OSIS SMK Ma’arif 2 Gombong Arif Rochman, S.Pd.I mengatakan “Dalam kegiatan ini, siswa diajak merasakan langsung bagaimana tahapan pesta demokrasi ini. Dengan demikian mereka bisa semakin memahami bagaimana kehidupan berdemokrasi di Indonesia.”

Beliau menambahkan, “Diharapkan, momen Pilketos ini sebagai pembelajaran demokratisasi dikalangan siswa siswi di Smk Ma’arif 2 Gombong sehingga mereka bisa menjadi pemilih aktif yang memberikan suaranya secara bertanggungjawab sesuai hati nurani, yang pada saatnya nanti jika mereka sudah mempunyai hak pilih pada pemilihan umum tingkat desa, kabupaten maupun tingkat propinsi serta nasional, mereka akan menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya” pungkas Arif./(Sefudin, SE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*